Jumat, 14 Desember 2007

AKU KETIDURAN!!!

WC Rumah, 4desember

Salam 39 derajat alias Salam Hangat,


Terkait dengan masalah ketiduran didalam bis seperti yang telah diceritakan sebelumnya,saya punya pengalaman yang cukup unik!!!!!

Ketika sedang menuju kampus tercinta depok, saya memilih menggunakan naik PATAS AC(beda ya sekarang!!hehehehe) dari tempat saya Magang. Perjalanan berjalan normal layaknya angkutan umum biasanya. Hanya saja, saya merupakan orang yang mudah digoda oleh udara yang sejuk, walhasil saya langsung terlelap.

Selain mudah digoda dengan udara yang sejuk, saya juga mudah tergoda dengan wanita muda alias cewe yang relatif cantik. Walhasil saya langsung berkenalan sebelum saya terlelap.

Saya sebenarnya menyadari bahwa keterlelapan saya akan berdampak negatif, oleh karena itu saya meminta cewe tersebut untuk membangunkan saya, hal ini karena tujuan perjalanan kita(Kita???) sama. Saya berharap dengan saya dibangunkan si cewe ini akan memperoleh dua keuntungan sekaligus.

Pertama saya tidak telat sampai kampus. Kedua ini berarti tanda positif bahwa si cewe mempunyai ”perhatian lebih” kepada saya. (dengan muka yang penuh Ge Er dan senyum2 gak jelas J )

Hasilnya saudara-saudara, ialah SAYA TERTIDUR sampai Terminal Depok, sebuah Rekor baru bagi saya. Berarti strategi saya tersebut GAGAL TOTAL (dengan penuh penyesalan sambil membayangkan muka cewe cantik tersebut)


Kesimpulan dari cerita ini adalah: Pertama, jangan terlalu Pe De. Kedua Mengertilah Perasaan Wanita, mungkin saja cewe tersebut berharap untuk terus bercengkrama, tapi saya memilih tidur, hal ini membuat hatinya kecewa (Tetap Ge ER, dengan Muka Optimis yang berlebihan J). Ketiga aktifkan alarm HP anda sehingga anda tidak akan terlelap. Keempat berdoalah agar anda ditakdirkan dengan wanita impian dan mengerti tentang anda (jika anda beruntung, amin!)

Itulah Cerita Aneh dari orang Aneh di Patas AC 48.

Selasa, 04 Desember 2007

Malem Mingguan

Posting gw kali ini akan ngasi tau lo semua tentang apa yang yang seharusnya lo lakukan ketika lo mau pergi buat malem mingguan.

Yup, ketika lo mau malem mingguan bareng pasangan lo.

"Penting banget sih!"

Mungkin itu yang bakal lo bilang, tapi gw yakin banget bahwa lo bener-bener perlu buat ngelakuin hal-hal ini.

Singkat cerita, hari sabtu kemaren gw jalan bareng cewe gw. Prestasi bener tuh buat gw, karena pada hari Sabtu itu, sejak pagi ampe sore gw sibuk banget. Padet banget.

Gak percaya? Nih rinciannya.

1. Bangun pagi trus nyuci mobil.
2. Selesai nyuci mobil trus nyebar undangan ke anak-anak di komplek gw buat rapat hari Minggu.
3. Selese nyebar undangan, gw pergi ama nyokap and adek gw ke undangan kawinan di Pondok Indah. (Macet Gila!).
4. Selese ke undangan pergi nyari hadiah buat ulang tahun sepupu gw.
5. Pulang nyari hadiah, gw ngecat lampu-lampu pajangan di rumah gw. (FYI, ngecat dengan warna emas itu tricky and butuh kesabaran, so don't underestimate this one.)

Nah, setelah setor muka seharian ama nyokap and bokap gw, gw dengan wajah sumringah minta ijin buat ngapel.

Izin didapat! Hehehe.

Biasanya perlu akal bulus dulu nih. Mereka gak rela banget liat gw nganggur.

Dengan mengendarai mobil Panther kesayangan gw, gw meluncur-lah di tempat pertemuan yang udah disepakati dengan cewe gw. Di Erasmus Huis. Dia dari siang udah ada disana, soalnya dia ama temen-temen kuliahnya diundang Kedubes Belanda buat dateng di acara yang diadain sama Kedutaan Belanda.Namanya ".....Taldaag" (Bacanya: Taldaakh), susah bener namanya. Gak inget jadinya.

Nah, setelah gw jemput, kita pergi liat film di Setiabudi.

Rekonstruksi percakapan:

Gw: "Mau liat apa ya?"
Dia: "Hmm,,gak begitu menarik nih film-nya.."
Gw: "How bout Quickie Express?, some people say that it's funny."
Dia: "Emmmm,,,yowes boleh juga lah" (Gw menangkap signal bahwa sebenarnya dia gak begitu tertarik dengan filmya)
Gw: "Kalo kamu gak mau ya gapapa, we'll pick another one or go somewhere else."
Dia: "Gapapa kok, bener. Cuma tadi temen aku bilang, kalo mau liat Quickie Express jgn ama pasangan lo."
Gw: "Ah, doesn't make sense. Aku beli tiketnya ya."
Dia: "Ya udah."

Ternyata setelah kita liat filmya.

Gw suka banget!!!!

tapi,

Dia ilfil banget.

Buyar-lah malem mingguan gw.

(Gw gak akan nyeritain filmnya kaya gimana, mending lo liat sendiri filmnya aja. Menurut gw, film ini cocok banget buat para cowo/cewe gokil yang doyan ama hal-hal konyol berbau sedikit (sedikit kok-red) vulgar. Just like me. Hehehe)

Begitu kita keluar bioskop, gw nanya ama dia, karena sepanjang film tadi, dia berkali-kali bilang geuleuh, buat yang gak punya darah Sunda, geuleuh artinya menjijikan.

Gw: "Kamu gak suka ya filmnya tadi?"
Dia: "Lumayan sih, cuman banyak banget adegan yang menurutku agak terlalu vulgar and jijik."
Gw: "Yang mana? Kayanya biasa aja tuh?"
Dia: "Yang itu loh,,,trus yang itu juga,,,,trus abis itu yang itu lagi,,,"(Mulai-lah dia mencerocos mengkritik filmnya)
Gw: "Sialan, ternyata dia gak begitu enjoy" (Di dalem hati doang ngomongnya)

Pesan moral:

Jika ingin mengajak wanita menonton film di bioskop, shut your mouth up and let her choose which movie she is interested with. Woman tend to keep their choice inside her mind unless you ask her to reveal it.

Senin, 03 Desember 2007

Winning Eleven --> Metode Mutakhir mencari lelaki idaman

WE – Sebuah Metode Baru Dalam Mencari Lelaki Idaman (Sabar dan Cerdas)

Sebuah permainan yang telah mencerahkan hari-hari saya adalah WE. WE adalah Winning Eleven, sebuah game sepakbola. Dalam hal mencetak gol ada hal yang menjadi kunci sukses. Yaitu : KESABARAN dan KECERDASAN!!!!!


Perlu ada kesabaran yang tinggi dalam merencanakan dan mengimplementasikan serangan terhadap tim lawan. Bisa dikatakan tim yang sabar dalam menyerang, akan memperoleh kemenangan. Hanya Pemain WE yang dewasa dan cerdas dapat memenangkan pertandingan.

Selain itu nilai positif dalam bermain WE (khususnya di rental) ialah ekspresi hidup. Patut dicermati ketika bermain WE, kita akan menumpahkan semua rasa emosi kita. Rasa emosi itu merupakan suatu produk yang integral dari kehidupan dan sifat individu masing-masing. Ekspresi saat mencetak gol, kemenangan beruntun, kekalahan beruntun, mendapatkan kartu merah dan pinalti, dll, merupakan ekspresi yang jujur –tidak ditutupi. Raut muka yang menjadi indikator kegembiraan sangat jelas terlihat dan mudah ditebak.

Kondisi seperti itu akan sangat sulit ditemukan dalam pasar percintaan. Hal ini karena adanya asymmetric information. Perilaku moral hazard dan adverse selection dalam hal ini akan selalu terjadi. Hal ini karena setiap insan ingin mendapatkan keuntungan dari pihak lain, hal itu tentunya sangat lumrah. Intinya kegagalan menjalin cinta ialah karena proses pemilihan pasanngan hidup yang kurang tepat.

Dengan mendatangi rental WE, sebagai wanita, anda akan dihadapkan berbagai pilihan laki-laki. Hal ini karena sebagian besar WE’er yang fanatik, kemungkinan besar adalah Jomblo!! Nah ekspresi para WE’er itu bisa dijadikan keputusan seleksi dalam menggaet lelaki idaman anda. Selanjutnya anda tinggal melihat pemain WE yang sabar dan cerdas. Jika kesabaran dan kecerdasan merupakan bobot terbesar sebagai indikator lelalki idaman anda, maka anda datang ke tempat yang tepat!

Apakah saya adalah pemain yang sabar dan cerdas itu? Silahkan saja datang ke tempat saya biasa bermain WE. Yang jelas WE adalah telah banyak memberikan pelajaran hidup bagi saya!!!!

Rabu, 28 November 2007

Tidur

Pernah gak lo ketiduran di dalam bis kota yang pengap, apek dan panas?

Kalo gw sih gak pernah.

Gw selalu menidurkan diri gw sendiri walaupun ada di dalam bis kote yang pengap, apek dan panas.

Bukan tanpa alasan kalo gw ama Nenek Kos jaman SMA dulu suka dipanggil dengan nama Si Pelor, which stands for Nempel Molor.

Hehehehe.

Nah, dua hari kemaren gw pulang kantor jam 9, seperti biasa, naik Patas 6. Berdasarkan pengalaman gw terdahulu, kalau sudah malam, Patas 6 itu akan menuju langsung ke Rambutan untuk kemudian di-parkir di sana. Dengan berbekal asumsi seperti itu maka diri gw berpikir,

"Ah, kayaknya enak juga nih tidur. Pas kebetulan dapet tempat duduk lagi. Paling nanti dibangunin kalo udah nyampe terminal Kampung Rambutan."
Dan gw kemudian tidur.

(Tentunya setelah bayar ongkos yah...biar tukang tidur tapi tetep bayar ongkos juga kok..)

Selang beberapa saat,


Gw dibangunin.


Alhamdulillah ternyata gw bener. Gw bakal dibangunan.


Tapi bukan di Kampung Rambutan,

Shit.



Gw bingung

Belum sadar bener

Gw ngomong ke kenek-nya.

"Ini dimana Bang?"
"Kok bukan di Rambutan?"
"Kenapa saya dibangunin?"
"Kan saya mau turun di Rambutan?"
"Ini dimana Bang?"


Bayangin jika kalian adalah sang kenek dan tiba-tiba diberondong banyak pertanyaan oleh penumpang rese yang ketiduran di bis-nya. Penumpang terakhir pula.

Dia pun menjawab,

"Gak ke rambutan nih!"
"Lo turun disini aja!"


Gw pun ngebales, (masih dengan format 5 in 1 questions

"Lha, trus kemana?"
"Gw mau ke Rambutan!"
"Bukannya Patas 6 ke Rambutan kan?"
"Ini dimana?"
"Gw gak mau turun disini!"

Rese banget ya penumpang kaya gitu.

(Harap dimengerti, ini kombinasi dari capek kerja n marah gara-gara tidurnya keganggu)

Pembicaraan terhenti ketika dia menyuruh gw dengan paksa untuk keluar lewat pintu belakang dan gw bengong kaya orang bego.

Sialan.



Butuh 1 menit bagi gw untuk menyadari dan menerka-nerka kawasan dimana gw dibuang oleh si Patas 6 itu.

Dan akhirnya gw tahu.

Gw ada di UKI.

Yup, cuman di UKI doang.
Gw kira gw ada dimana gitu. Desa Bojong apa gitu.

Ternyata cuman di UKI.

Harap maklum, namanya juga ngantuk.



Eniwei, pesan moral cerita di atas:

1. Jangan tidur di bis.
2. Kalaupun tidur di bis, tanya keneknya dulu bisnya mau kemana. Jangan sampe salah perkiraan.
3. Jangan jd orang yang kaya gw.

Senin, 26 November 2007

Salam hangat dari lantai 28

Perkenalkan, kami dua orang iseng yang bukan tanpa kebetulan dipanggil oleh teman-teman kami sebagai Yogi dan Ilung.

Terhitung sejak saat ini, kami berdua akan senantiasa menemani rekan-rekan semua dengan posting-posting yang berisi mengenai aktivitas kami sehari-hari.

Blog ini,

bukan blog yang serius,

bukan blog yang bakal bikin jidat mengernyit,

bukan pula blog yang penuh dengan bahasa aneh bin ajaib dan njelimet,

dan tentu saja,

bukan blog yang biasa kamu teriakkan ke temen kamu kalau dia bertindak aneh (Goblog . Red) Hehehehe.



Ini cuman sebuah blog yang ringan,

yang ditujukan untuk menghibur kawan-kawan semua,,kalau lagi suntuk dan perlu sedikit hiburan,

yang paling nggak ngebuat kawan-kawan semua bergumam dalam hati,

"Goblog banget sih orang yang bikin blog ini !" sembari menyunggingkan senyum kecil di ujung lipatan bibir manis kalian..


Mungkin ada yang bertanya, mengapa blog ini diberi judul Lantai 28?

Sederhana saja, kami berdua adalah mahasiswa tingkat akhir yang sedang melaksanakan program magang di sebuah institusi keuangan di bilangan Jl. Gatot Subroto dan ditempatkan di lantai 28.

Lantai 28 ini sangat-lah spesial (paling enggak di dalam pandangan kami)karena di gedung tempat kami bekerja ini(baca: makan gaji buta) hanya lantai 28-lah yang mempunyai beragam kejadian aneeh.

Gak percaya?

Ini buktinya:

1. Pernah gak lo berada di suatu kantor yang setiap hari lo pasti dibeliin makan malem. Yup, setiap hari.

2. Pernah gak lo berada di suatu kantor yang setiap hari seniornya mintain permen yang dibawa oleh anak magang?

3. Pernah gak lo berada di suatu kantor yang setiap hari lo mesti rebutan makanan ama bos lo sendiri dan berujung kepada tertawa riuh terpingkal-pingkal kalo dia gak dapet makanan?

Kalo lo pernah ketemu tempat dengan kejadian kaya gitu selain di lantai 28 ini,,gw bayar lo! (pake duitnya ilung tapinya..hehehehe)

Anyway, kami harap para pembaca dapat menikmati tulisan-tulisan kami.

Yah, kalo sempet,,

(dgn muka memelas dan mengharap)

do leave your comments so we could know you better.

Selamat menikmati dan salam hangat dari lantai 28!